batu alam for Dummies
Wiki Article
Batuan magmatik ini terbentuk karena pendinginan magma yang berada jauh di kerak bumi. Beberapa diantaranya juga berasal dari metamorf yang terbentuk oleh transformasi batu magmatik dengan tekanan tinggi seperti pada pengembangan pegunungan.
Meskipun kurang populer, batu-batu alam berikut ini memiliki karakteristik unik dan potensi penggunaan yang menarik untuk eksplorasi lebih lanjut dalam dunia desain dan konstruksi. Serpentinite: Batu metamorf dengan warna hijau gelap, cocok untuk ornamen. Rhyolite: Batu beku dengan tekstur halus dan warna beragam, potensi untuk lantai dan dinding. Gneiss: Batu metamorf dengan tekstur berlapis, cocok untuk dinding eksterior. Schist: Batu metamorf yang mudah terbelah, potensi untuk atap. Quartzite: Batu metamorf yang sangat keras, cocok untuk lantai dan meja. Conglomerate: Batu sedimen dengan butiran besar, cocok untuk dinding eksterior.
Batu alam Paras Putih, dengan karakternya yang lembut dan elegan, dikenal karena warna putihnya yang bersih dan menenangkan. Tersturnya yang relatif halus dan pori-pori kecil, memberikan tampilan yang anggun. Bentuknya umumnya berupa persegi hingga persegi panjang dengan berbagai ukuran, memudahkan aplikasi dalam berbagai desain.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan pemasangan batu alam di rumah berjalan dengan rapi, awet, dan tampil estetis. Setiap jenis batu mungkin memerlukan pendekatan pemasangan yang sedikit berbeda, jadi pastikan Anda memahami karakteristik materials yang digunakan.
Batuan magmatik ini terbentuk oleh proses pendinginan magma cair yang ada di permukaan bumi. Pendinginan yang cepat membuat mineral yang ada di dalam batu mengkristal. Teksturnya halus, tidak berpori, keras dan juga tahan lama. Cocok untuk lantai, dinding dan lainnya.
Batu Kapur, meskipun lebih lunak dibanding granit atau andesit, memiliki daya tarik tersendiri dengan warnanya yang cerah dan tekstur yang unik.
Keunikan Batu Bali Brown terletak pada warna coklat dengan motif bergaris yang mempesona, sehingga cocok digunakan untuk menciptakan suasana alami dan elegan pada ruangan.
Selain itu, batu templek Purwakarta juga memiliki permukaan yang kasar dan tidak licin, sehingga cocok untuk digunakan pada batu alam lantai.
Teksturnya pun beragam, mulai dari rata hingga berpori, tergantung pada jenis dan finishingnya. Kelebihan utama batu Palimanan Kuning terletak pada keindahan motifnya yang unik dan fleksibilitasnya dalam berbagai aplikasi desain. Batu ini cocok diaplikasikan untuk lantai, dinding, elemen dekoratif interior dan eksterior, menciptakan suasana ceria dan hangat.
Berdasarkan proses pembentukannya, jenis batuan alam terbagi menjadi tiga kategori utama: batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Namun, tidak semua jenis batuan batu alam ini cocok digunakan sebagai bahan konstruksi dalam suatu bangunan.
Batu palem cenderung berwarna kecokelatan sedangkan batu palimanan cenderung kekuningan. Batu ini dijadikan alternatif lain ketika stok batu palimanan menipis.
Batu Alam Limestone, juga dikenal sebagai batu alam batu serai bali putih atau batu gamping, adalah jenis batuan sedimen yang memiliki karakter lembut dan berpori, dengan bentuk acak dan tidak beraturan yang menciptakan tampilan alami dan menawan. Warnanya didominasi oleh putih cerah, memberikan sentuhan elegan pada ruangan, meskipun variasi warna lain juga dapat ditemukan.
Batuan sedimen ini terbentuk karena akumulasi serta fragmen batu atau kompresi fosil seperti kalsium dan kuarsa. Teksturnya lembut dan mudah untuk digunakan. Bisa diaplikasikan untuk indoor maupun outside. Bisa dibuat untuk patung, lantai dan lain-lain.
Selain menambah nilai estetik pada bangunan, penggunaan batu wall cladding juga memiliki kelebihan lain. Batu ini tahan lama dan kuat, sehingga tidak mudah rusak atau tergores. Selain itu, penggunaannya juga dapat meningkatkan nilai jual bangunan karena memberikan tampilan yang lebih menarik dan elegan.